Lembaga Bahasa UNPAM Laksanakan Sosialisasi Modul Basic English for International Communication
Published on: 29 Agu 2026

Berita
Tangerang Selatan, 29 Agustus 2026 – Lembaga Bahasa Universitas
Pamulang (UNPAM) melaksanakan kegiatan Sosialisasi
Modul Basic English for International
Communication (BEIC) pada Sabtu, 29 Agustus 2026. Kegiatan yang
berlangsung pada pukul 08.00–11.30 WIB
tersebut dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting dan diikuti oleh para dosen yang terlibat dalam
pengajaran mata kuliah Basic English for International Communication.
Kegiatan
sosialisasi ini dilaksanakan sebagai bagian dari upaya Lembaga Bahasa UNPAM
untuk menyamakan pemahaman dan perspektif para dosen dalam pelaksanaan
pembelajaran mata kuliah BEIC, khususnya terkait penggunaan Rencana
Pembelajaran Semester (RPS), modul pembelajaran, capaian pembelajaran,
aktivitas perkuliahan, serta pelaksanaan project mahasiswa.
Acara
diawali dengan laporan Kepala Lembaga
Bahasa UNPAM, Sri Nitta Crissiana Wirya Atmaja. Dalam laporannya, Sri
Nitta menyampaikan pentingnya pelaksanaan sosialisasi modul BEIC sebagai bagian
dari persiapan pelaksanaan perkuliahan. Ia juga menyoroti bahwa jumlah dosen yang mengampu mata kuliah Basic English for International
Communication saat ini masih terbatas, sehingga diperlukan
koordinasi dan pemahaman bersama agar proses pembelajaran dapat berjalan secara
optimal.
Selanjutnya,
kegiatan dilanjutkan dengan sambutan
Wakil Rektor I Universitas Pamulang, Dr. Ubaid Al Faruq. Dalam
sambutannya, beliau menekankan bahwa kegiatan sosialisasi tersebut memiliki
peran penting dalam menyamakan perspektif seluruh dosen yang mengampu mata
kuliah BEIC.
Menurutnya,
keseragaman pemahaman menjadi hal penting agar setiap dosen mengajarkan topik dan materi yang sama sesuai dengan RPS
yang telah ditetapkan. Dengan demikian, tidak terjadi perbedaan materi
pembelajaran yang signifikan antara satu kelas dengan kelas lainnya.
Selain
itu, Dr. Ubaid Al Faruq menjelaskan bahwa mata kuliah Basic English for
International Communication dirancang dengan menerapkan Outcome-Based Education (OBE) melalui pendekatan Project-Based
Learning (PjBL).
Pendekatan tersebut diharapkan dapat mendorong mahasiswa tidak hanya memahami
konsep dan penggunaan bahasa Inggris, tetapi juga mampu menerapkannya dalam
suatu project yang relevan dengan kebutuhan komunikasi sehari-hari, akademik,
maupun profesional.
Memasuki
acara inti, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan
materi oleh Bambang Irawan. Materi sosialisasi berfokus pada penjelasan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) dan
gambaran umum Modul Basic English for
International Communication.
Dalam
pemaparannya, Bambang Irawan menjelaskan struktur modul secara menyeluruh,
mulai dari topik-topik yang akan dipelajari mahasiswa, aktivitas pembelajaran
pada setiap pertemuan, hingga capaian yang diharapkan pada masing-masing
meeting. Penjelasan tersebut diberikan untuk memberikan gambaran yang lebih
jelas kepada para dosen mengenai arah dan target pembelajaran BEIC.
Selain
membahas RPS dan materi pembelajaran, sesi utama juga memberikan perhatian
khusus pada project yang akan
dilaksanakan mahasiswa dalam mata kuliah BEIC. Para peserta mendapatkan
penjelasan mengenai konsep project, tahapan pelaksanaannya, serta keterkaitan
project dengan capaian pembelajaran mata kuliah.
Pelaksanaan
project mahasiswa dalam mata kuliah BEIC dirancang melalui tiga stages, yaitu Stage
1 – Project Planning, Stage 2 – Project Progress Report, dan Stage 3 – Final Project Presentation.
Ketiga tahapan tersebut dirancang agar mahasiswa dapat mengembangkan project
secara bertahap, mulai dari perencanaan, pengembangan dan pelaporan progres,
hingga penyelesaian serta presentasi hasil akhir project.
Pemaparan
tersebut juga menekankan pentingnya peran dosen dalam memberikan arahan dan
pendampingan pada setiap tahapan project sehingga proses pembelajaran tetap
berjalan sesuai dengan prinsip OBE dan pendekatan PjBL yang digunakan dalam
mata kuliah BEIC.
Setelah
pemaparan materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab. Para dosen diberikan kesempatan
untuk menyampaikan pertanyaan, memberikan masukan, serta mendiskusikan berbagai
hal teknis terkait pelaksanaan pembelajaran dan project mahasiswa. Sesi ini
menjadi bagian penting dalam membangun kesamaan pemahaman sekaligus mengidentifikasi
hal-hal yang perlu diperhatikan dalam pelaksanaan perkuliahan BEIC.
Kegiatan
sosialisasi kemudian ditutup setelah seluruh rangkaian acara selesai
dilaksanakan. Melalui kegiatan ini, Lembaga Bahasa UNPAM berharap seluruh dosen
pengampu memiliki pemahaman yang sama mengenai RPS, modul, materi, aktivitas pembelajaran, capaian pembelajaran, serta
mekanisme pelaksanaan project dalam mata kuliah Basic English for International Communication.
Dengan
adanya keseragaman tersebut, pelaksanaan mata kuliah BEIC diharapkan dapat
berlangsung secara lebih terarah, konsisten, dan sesuai dengan standar
pembelajaran yang telah ditetapkan Universitas Pamulang.




